Mengukur Profesionalisme Cyber security analyst melalui pendekatan FilosofisWilly Rajagukguk 201401091
- Pendekatan lambang profesional
- Pendekatan sikap individu
- Pendekatan electric
Pemilik sertifikasi IT security ini akan memiliki pemahaman lebih mengenai prinsip-prinsip serta konsep dasar keamanan komputer, baik secara lokal atau dalam ruang lingkup jaringan dengan lisensinya antara lain :
- One CompTIA CertMaster Learn for Security+ (SY0-601) license
- Once activated, CertMaster Learn for Security+ (SY0-601) is valid for 12 months
CEH merupakan jenis sertifikasi dibidang cyber security dan dilisensi oleh EC-Council. Dalam CEH, diajarkan cara untuk menjadi seorang hacker. Tapi yang membedakan, kamu akan diajari menjadi seorang hacker yang memiliki etika dan tidak bertujuan merugikan orang lain.
D.CISSP
atau Certified Information Systems Security Professional merupakan sertifikasi di bidang keamanan sistem informasi yang secara independen dikeluarkan oleh (ISC)² alias International Information Systems Security Certification Consortium. Maksud dari independen disini adalah sertifikasi tidak tergantung pada vendor tertentu seperti misalnya Microsoft, Cisco, Oracle, dan sebagainya.
2.Pendekatan Sikap Individu
Confidentiality sesuai namanya, confidentiality (kerahasiaan) adalah upaya untuk merahasiakan sebuah informasi dan data agar tidak terjadi pencurian maupun kebocoran data.Integrity — integrity (integritas) memastikan bahwa semua data dan informasi yang diberikan tetap konsisten, akurat, dan juga terpercaya.
Availability — sesuai namanya, availability (ketersediaan) adalah dimana data dan informasi yang ada dapat diakses dengan lancar dan mudah tanpa halangan
- Analis Keamanan, seperti tugas analis kebanyak, seorang analis keamanan bertugas untuk memetakan potensi ancaman cyber crime, kemudian akan memberikan masukan untuk melakuakan mitigasi yang berguna untuk menyelesaikan ancaman tersebut.
- Spesialis Forensik, melakukan penyelidikan pasca potensi kebocoran keamanan yang barusaja terjadi. Seorang spesialis forensik harus memiliki kemampuan teknis yang mumpuni untuk bisa mencari dan memetakan jejak-jejak yang ditinggalkan oleh pelaku, untuk bisa melacak dan menemukan pelaku.
- Hacker/Peretas, tugas yang ketiga adalah untuk meretas. Sebenarnya hacker / peretas adalah istilah yang diberikan kepada orang-rang yang memiliki kemampuan untuk melakukan tindakan eksploitasi terhadap sistem telematika melalui berbagai cara. Namun istilah ini disalah artikan seolah-olah tindakan hacking merupakan sebuah tindakan kriminal.
Referensi:
https://www.simplilearn.com/cyber-security-expert-master-program-training-course
https://www.gamelab.id/news/124-mengenal-lebih-dalam-apa-itu-cyber-security
Komentar
Posting Komentar